Jasa Rental Crane Profesional – Solusi Terbaik Pengangkatan Material Berat
Proyek pembangunan gedung bertingkat, ereksi struktur baja, pabrikasi komponen manufaktur, hingga mobilisasi material masif membutuhkan dukungan armada pengangkat yang memiliki kestabilan tinggi dan presisi.
Dari sudut pandang teknis operasional, seluruh panduan, variasi produk, dan kalkulasi kapasitas di halaman ini disusun berdasarkan standar rekayasa keselamatan pengangkatan (safe lifting engineering) serta regulasi K3 yang berlaku. Kami berkomitmen menyajikan data spesifikasi mekanis yang akurat, pembatasan beban aman (Safe Working Load), serta draf transparansi biaya guna membantu para estimator dan kontraktor memilih tipe crane yang paling efisien di lapangan.
Mengapa Memilih Layanan Jasa Rental Crane di Wira Konstruksi?
Menjaga keselamatan kerja sekaligus mengejar lini masa proyek adalah target utama kami. Berikut adalah keunggulan kompetitif penulisan layanan armada lifter kami di website ini:
-
Klasifikasi Unit Terlengkap: Kami menyediakan berbagai kategori mesin pengangkat mulai dari Truck Mounted Crane (TMC) untuk fleksibilitas jalan raya, Mobile Crane konvensional untuk kekuatan merata, hingga Roughter Crane khusus untuk medan proyek off-road.
-
Sistem Tarif Sewa Bersih (All In): Seluruh daftar penawaran harga sewa dikonstruksikan dengan skema All In Per Shift, artinya harga sewa sudah mencakup upah akomodasi uang makan operator serta pemenuhan bahan bakar solar murni untuk kelancaran kerja.
-
Operator Ahli Bersertifikat SIO Aktif: Operasional pengangkatan dikendalikan penuh oleh tenaga terampil yang memegang Surat Izin Operator (SIO) resmi Kementerian Ketenagakerjaan demi menjamin prosedur zero accident.
-
Manajemen Inspeksi Kelayakan Berkala: Setiap unit crane dipastikan mengantongi Surat Izin Kelayakan Operasi (SILO) yang valid serta rutin melewati uji pembebanan (load testing) preventif sebelum dimobilisasi ke area kerja Anda.
Variasi Produk, Jangkauan Boom, dan Tabel Daftar Harga Sewa
Kapasitas angkat riil sebuah crane sangat dipengaruhi oleh kombinasi sudut kemiringan teleskopik, panjang boom yang digunakan, serta jarak radius kerja (working radius). Berikut adalah rincian spesifikasi teknik beserta daftar tarif resmi sewa per shift di wilayah Jabodetabek:
1. TMC (Truck Mounted Crane)
Jenis crane yang terintegrasi langsung di atas sasis truk (cargo crane), memberikan keunggulan mobilitas tinggi untuk berpindah lokasi kerja tanpa memerlukan truk pengangkut tambahan (lowbed).
| Spesifikasi Utama | Detail Teknis Mekanis |
| Kapasitas Angkat Varian | Kelas 3 Ton, 5 Ton, 8 Ton, 10 Ton, hingga 12 Ton |
| Jangkauan Boom Maksimal | Rentang panjang 9 Meter hingga 16 Meter |
| Sistem Penggerak | Wheel Truck Chassis (6×4 / 4×2) |
| Aplikasi Proyek | Pemasangan tiang utilitas, reklame, pemindahan mesin pabrik ringan |
Tabel Harga Sewa TMC (Truck Mounted Crane)
| Jenis Unit / Kapasitas | Jangkauan / Boom | Harga Sewa / Shift (All In) | Mobdemob JABODETABEK |
| Crane 3 Ton | Max 9 Meter | Rp 3.500.000 | Rp 500.000 |
| Crane 5 Ton | Max 10 Meter | Rp 4.500.000 | Rp 500.000 |
| Crane 8 Ton | Max 12 Meter | Rp 5.500.000 | Rp 750.000 |
| Crane 10 Ton | Max 14 Meter | Rp 6.500.000 | Rp 1.000.000 |
| Crane 12 Ton | Max 16 Meter | Rp 7.500.000 | Rp 1.000.000 |
2. Mobile Crane
Armada lifter utama yang dibekali dengan hidrolik outrigger kokoh, menawarkan keseimbangan momen guling yang luar biasa untuk mengangkat beban berat pada elevasi vertikal tinggi.
| Spesifikasi Utama | Detail Teknis Mekanis |
| Kapasitas Angkat Varian | Kelas 8 Ton, 16 Ton, 20 Ton, 25 Ton, 30 Ton, 45 Ton, hingga 50 Ton |
| Jangkauan Boom Maksimal | Rentang panjang 7 Meter hingga 47 Meter |
| Sistem Proteksi | Load Indicator & Anti-Two Block Sensor Otomatis |
| Aplikasi Proyek | Ereksi struktur baja, pemasangan balok girder, konstruksi gedung |
Tabel Harga Sewa Mobile Crane
| Jenis Unit / Kapasitas | Jangkauan / Boom | Harga Sewa / Shift (All In) | Mobdemob JABODETABEK |
| Crane 8 Ton | Max 7 Meter | Rp 3.500.000 | Rp 500.000 |
| Crane 16 Ton | Max 20 Meter | Rp 5.500.000 | Rp 500.000 |
| Crane 20 Ton | Max 27 Meter | Rp 6.000.000 | Rp 500.000 |
| Crane 25 Ton | Max 35 Meter | Rp 6.500.000 | Rp 500.000 |
| Crane 30 Ton | Max 35 Meter | Rp 7.500.000 | Rp 750.000 |
| Crane 45 Ton | Max 39 Meter | Rp 10.500.000 | Rp 1.000.000 |
| Crane 50 Ton | Max 47 Meter | Rp 12.500.000 | Rp 1.000.000 |
3. Rough Terrain Crane (Roughter Crane)
Crane berspesialisasi khusus dengan roda ban karet berdiameter lebar serta penggerak 4×4 (4WD), dirancang secara spesifik agar mampu merayap secara aman di atas medan tanah lunak, berlubang, atau area proyek awal yang berlumpur.
| Spesifikasi Utama | Detail Teknis Mekanis |
| Kapasitas Angkat Varian | Mulai 8 Ton, 20 Ton, 30 Ton, 35 Ton, 40 Ton, 50 Ton, 80 Ton, hingga 100 Ton |
| Jangkauan Boom Maksimal | Panjang jangkauan ekstrem 7 Meter hingga 70 Meter |
| Sistem Kemudi | 4-Wheel Steering (Sangat lincah di area sempit) |
| Aplikasi Proyek | Proyek minyak & gas, jembatan, pelabuhan, pematangan lahan awal |
Tabel Harga Sewa Roughter Crane
| Jenis Unit / Kapasitas | Jangkauan / Boom | Harga Sewa / Shift (All In) | Mobdemob JABODETABEK |
| Crane 8 Ton | Max 7 Meter | Rp 6.500.000 | Rp 500.000 |
| Crane 20 Ton | Max 27 Meter | Rp 10.500.000 | Rp 750.000 |
| Crane 30 Ton | Max 38 Meter | Rp 13.500.000 | Rp 1.000.000 |
| Crane 35 Ton | Max 41 Meter | Rp 15.000.000 | Rp 1.000.000 |
| Crane 40 Ton | Max 43 Meter | Rp 17.000.000 | Rp 2.500.000 |
| Crane 50 Ton | Max 47 Meter | Rp 20.000.000 | Rp 2.750.000 |
| Crane 80 Ton | Max 50 Meter | Rp 25.500.000 | Rp 3.000.000 |
| Crane 100 Ton | Max 70 Meter | Rp 35.500.000 | Rp 3.500.000 |
Keterangan dan Kondisi Harga (Syarat & Ketentuan Sewa)
Sebelum merencanakan pemesanan armada, mohon pelajari poin-poin regulasi persewaan resmi kami di bawah ini:
-
Sistem Negosiasi Kontrak: Nominal tarif sewa per shift serta kebutuhan kuota waktu sewa bersifat fleksibel dan dapat dinegosiasikan ulang sesuai durasi jangka proyek.
-
Kewajiban Perpajakan: Seluruh rincian nilai harga yang tertera di atas bersifat bersih, belum termasuk pungutan Pajak PPH dan PPN.
-
Definisi Sistem SEWA ALL INCLUDE: Kesepakatan harga sewa di atas sudah mencakup penyediaan Bahan Bakar (Solar) secara penuh selama operasional, serta pemenuhan Uang Makan harian untuk Operator.
-
Alokasi Jam Kerja Standar: Perhitungan 1 shift kerja setara dengan 8 jam kerja efektif (Dimulai dari pukul 08:00 s/d 17:00 WIB, dengan waktu istirahat 1 jam pada pukul 12:00 s/d 13:00 WIB).
-
Komponen Tambahan Luar Tarif: Nilai dasar belum mencakup Tip Uang Lembur Operator (overtime) serta penyediaan fasilitas tempat tinggal (Mess Operator) di area lokasi proyek.
-
Tanggung Jawab Koordinasi Lapangan: Urusan koordinasi internal lapangan, keamanan lokasi, administrasi organisasi masyarakat (Ormas), serta segala jenis perizinan lingkungan sepenuhnya menjadi tanggung jawab materiil pihak penyewa.
-
Ketentuan Aturan Jam Standby Armada:
-
Apabila unit crane telah dimobilisasi dan siap beroperasi namun tertahan akibat ketidaksiapan lokasi atau kendala perizinan internal penyewa, jam sewa tetap berjalan dan dihitung 6 jam Standby (berlaku pada rentang shift reguler).
-
Apabila terjadi kendala faktor cuaca berupa curah hujan lebat berkepanjangan yang menghentikan aktivitas lifting demi keselamatan K3, jam sewa tetap terhitung 5 jam Standby.
-
-
Kebijakan Kendala Teknis: Jika unit crane mengalami kerusakan ringan saat beroperasi, durasi perbaikan (downtime) tidak dihitung sebagai jam sewa. Jika terjadi kerusakan fatal, kami siap memobilisasi unit pengganti secepatnya.
-
Kerusakan Non-Wajar & Kehilangan: Segala kerusakan komponen mekanis akibat penyalahgunaan operasional di luar batas beban (overloading), atau kehilangan peralatan/sparepart di lokasi proyek sepenuhnya menjadi tanggung jawab penyewa.
-
Prosedur Administrasi Pembayaran: Pembayaran sewa wajib dirampungkan secara penuh oleh pihak penyewa paling lambat 2 hari (H-2) sebelum unit crane dimobilisasi ke lokasi tujuan.
Informasi Tambahan: Prosedur Perawatan Preventif Crane
Sistem mekanis hidrolik pengangkat memiliki risiko operasional yang tinggi (high-risk activity). Demi menjaga keandalan material dan komponen struktural, tim kami menerapkan standar pemeliharaan berikut:
-
Inspeksi Tali Seling Baja (Wire Rope): Setiap hari operator melakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan tidak ada gejala kawat putus (broken wire), penguluran tidak wajar, atau tekukan (kinking) pada seling utama.
-
Uji Kepekaan Sistem Sensor Komputer: Kalibrasi berkala pada perangkat Automatic Safe Load Indicator (ASLI) guna memastikan sistem komputer membaca radius kerja dan berat material secara presisi sesuai instruksi load chart.
-
Pelumasan Sendi Putar (Slewing Ring): Pemberian pelumas minyak gemuk (grease) bertekanan tinggi pada roda gigi putar, pulley ujung boom, serta sambungan teleskopik silinder hidrolik untuk mencegah keausan material akibat gesekan ekstrem.
Alur dan Proses Kerja Sistem Pelayanan Sewa Crane
Kami menerapkan tahapan sistematis yang terstruktur demi memastikan keamanan operasional pengangkatan sejak tahap perencanaan hingga pembongkaran:
Tahap 1: Kalkulasi berat material, dimensi beban, dan jarak radius angkat crane di lapangan.
↓
Tahap 2: Survey kelayakan akses manuver jalan masuk serta daya dukung kekerasan tanah lokasi.
↓
Tahap 3: Penerbitan dokumen Surat Penawaran Harga (SPH) resmi berdasarkan hasil survey lapangan.
↓
Tahap 4: Penandatanganan kontrak kerja sama resmi serta penyelesaian administrasi (H-2).
↓
Tahap 5: Mobilisasi unit crane bersama operator dan rigger menuju titik lokasi proyek Anda.
Cara Pemesanan Unit
Untuk berkonsultasi mengenai analisis diagram beban (load chart), penentuan tipe kaki penumpu (outrigger), serta negosiasi jadwal ketersediaan unit armada lifter kami, silakan hubungi manajemen kami secara langsung:
-
Kontak Penawaran Resmi:
Anwar: 0813-1711-6767 (Telepon/WhatsApp)
FAQ – Pertanyaan Teknis Mengenai Rental Crane
Mengapa kondisi kekerasan permukaan tanah di lokasi proyek sangat krusial diperiksa?
Tanah yang gembur atau berlumpur berisiko membuat kaki penumpu (outrigger) amblas saat menahan beban kerja dinamis, yang dapat mengakibatkan crane kehilangan keseimbangan dan terguling. Jika tanah dinilai kurang stabil, wajib dipasang landasan tambahan berupa balok kayu keras atau pelat besi tebal di bawah pad outrigger.
Apa perbedaan mendasar antara kapasitas nominal crane dan kapasitas angkat aman di lapangan?
Kapasitas nominal (misalnya Crane 25 Ton) adalah kemampuan angkat maksimal mesin pada radius terdekat yang sangat rapat dengan bodi beralaskan boom terpendek. Di lapangan, kapasitas angkat aman ditentukan oleh Load Chart; semakin jauh jarak radius angkat atau semakin panjang teleskopik boom menjangkau objek, maka kapasitas angkat aman akan menurun secara drastis demi hukum keseimbangan fisika.
Apakah operasional pengangkatan crane tetap boleh berjalan saat terjadi angin kencang?
Demi keselamatan kerja (K3), operasional pengangkatan material wajib dihentikan sepenuhnya jika kecepatan angin di lokasi kerja melebihi batas aman yang ditentukan pabrikan (umumnya di atas 10 meter/detik), karena embusan angin kencang dapat membuat beban berayun secara liar di udara dan menciptakan momen puntir yang membahayakan struktur boom crane.